10/12/2009 3:04:10 PM
VIVAnews - Penyelesaian program percepatan proyek 10.000 Megawatt (MW) tahap kedua menjadi prioritas kerja kepemimpinan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru, Darwin Zahedy Saleh.
"Proyek 10.000 MW tahap kedua akan menjadi fokus utama program kerja Departemen ESDM agar terlaksana dengan baik dan selesai tepat waktu," ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dalam Pidato memperingati Hari Listrik Nasional di Kantor Pusat PLN Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2009.
Pembangkit-pembangkit yang menggunakan bauran energi mix, terutama yang ramah lingkungan seperti Geothermal dan Hydro sehingga dapat mengurangi emisi CO2. Di samping itu, kata dia, kedua energi ini tidak dapat dipindahkan ke tempat lain sehingga pasokan energinya lebih aman.
Namun, dia mengaku guna mewujudkan pembangunan pembangkit dari energi terbarukan bukan perkara mudah, tantangan terutamanya adalah menarik investor di hulu. Untuk itu, perlu dibuat kebijakan yang terkoordinasi antardepartemen guna mendorong investasi terutama di Geothermal.
Darwin mendesak, PT PLN untuk menyelesaikan proyek listrik 10.000 MW tahap pertama tepat waktu. Sebab, keterlambatan penyelesaian proyek akan membebani APBN serta terjadi kerawanan sosial yang dapat menyebabkan terganggunya stabilitas dan keamanan nasional terutama di daerah krisis listrik.
"Memang ini pekerjaan keras tapi denga kerja keras, ikhlas dan kerja sama diinstansi terkait semuanya dapat terwujud," tutur Darwin.
antique.putra@vivanews.com